redaksi

Seblak. Bicara soal seblak mungkin masih asing bagi beberapa orang. Utamanya mereka atau kamu yang termasuk Generasi X, Baby boomers, atau bahkan Veteran. Pasalnya, seblak juga baru populer sekitar tahun 2000-an. Menurut wikipedia, seblak adalah makanan khas Sunda, Jawa Barat yang bercita rasa gurih dan pedas, yang terbuat dari kerupuk basah yang dimasak dengan sayuran dan sumber protein dengan bumbu tertentu.

Kamu udah pernah makan seblak belum, Snackers? Kalau udah, favoritmu seblak yang kayak gimana sih? Nanti, sharing di kolom komentar ya. Sebelum itu, baca dulu nih cerita Aremafood tentang seblak.

Asal Usul Seblak

Meskipun dengan bahan-bahan yang mengenyangkan seperti kerupuk udang yang direbus, telur, makaroni, sayuran hijau, irisan daging, dan lainnya, seblak ini ternyata jarang difungsikan sebagai main course. Seblak justru dianggap sebagai jajan jalanan yang oke kalau buat pengganjal lapar. Seblak banyak dijual di rumah makan, warung, bahkan pedagang kaki lima keliling. Ah, jangankan gitu, seblak instan aja sekarang udah mulai bermunculan.

Beberapa sumber menyebutkan kalau seblak berasal dari daerah Sumpiuh, Jawa Tengah. Hal ini dikarenakan seblak sangat mirip dengan Kerupuk Godog, yang sudah ada sejak tahun 40-an. Wow, bareng sama Indonesia merdeka ya.

Ada juga yang bilang kalau seblak berasal dari daerah Cianjur selatan, sebagai makanan alternatif kaum proletar sejak zaman Indonesia belum merdeka. Namun, makanan khas memang jarang banget yang bener-bener original khas kan? Pasti ada mirip-miripnya dengan makanan daerah lain. Sebut saja Malang Strudel, strudel kan, makanan khas Austria. So, mari kita iyakan aja kalau seblak ini ya masakan khas Sunda. Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: Menikmati Masakan Tradisional Tanah Sunda di Bumbu Desa

Aneka Macam Olahan Seblak Dan Rasanya

seblak-goreng-areamfood

Intinya, seblak itu ada kerupuknya. Kerupuk yang dimasak menjadi seblak maksudnya, bukan kerupuk kriuk itu ya, bukan. Selain kerupuk, seblak bebas mau diolah sedemikian rupa. Ada seblak basah ada seblak kering yang menyerupai kerupuk beneran, meskipun jarang. Seblak basah ini juga masih dipisah lagi, ada goreng ada basah. Basah, dalam artian berkuah.

Seblak ada yang dicampur telur, macaroni, dan kwetiaw. Ada juga seblak bakso, seblak sosis, seblak ceker, seblak jamur, seblak siomay, hingga seblak dengan tambahan topping keju mozarella. Heumm, udah bisa bayangin belum enaknya?

Soal rasa, seblak ini ya gurih-gurih pedas, Snackers. Teksturnya keseluruhan kenyal sih. Seblak ini nggak kayak pikiran mantan kamu yang susah dicerna kok, tenang aja. Seblak justru mudah dikunyah dan berasa langsung dicerna.

Nah, yang bedain warung seblak enak atau enggak itu biasanya dari bumbunya dan dari tingkat kematangan. Kalau terlalu lembek nggak enak, terlalu keras juga nggak seblak namanya. Bagi para pecinta seblak, biasanya kalau udah nemu pembuat seblak yang enak, nggak bakal ganti-ganti lagi. Kalau pengin seblak, pasti larinya ya ke itu lagi itu lagi.

Pro-Kontra: Seblak Pemicu Usus Buntu?

Sementara itu, seblak dengan segala kelezatannya ternyata sempat viral dengan kabar pemicu usus buntu. Beberapa waktu lalu ada berita dari Jakarta yang anak kecil kena radang usus buntu gegara seblak. Kamu pernah tahu nggak, Snackers? Apa baru denger kali ini?

Menurut para ahli, penyebab usus buntu itu bisa macam-macam. Kebanyakan cabai memang salah satunya, tapi menyalahkan kerupuk seblak? Hm, tunggu dulu. Seblak berasal dari tepung tapioka yang sudah diproses, dilematkan, dan pastinya sudah bisa dicerna dengan baik oleh lambung kita.

Jadi kalau dibilang seblak pemicu usus buntu, sebaiknya kamu tabayyun dulu nih. Cek lab aja, barangkali kasus ini cuma terjadi pada beberapa seblak yang mungkin saja pakai kerupuk yang kurang berkualitas atau lainnya. Ya intinya, kesalahan ini bukan merupakan kesalahan seblak secara general. Ceilah, #timseblak.

Baca juga: Sikaya Keripik Cireng, Garing dan Kaya Rasa

Seblak di Malang

seblak-basah-aremafood

via resepkoki.com

To be honest, belum ada yang ngirim seblak ke kantor Aremafood nih. Yuk yuk, para pembuat seblak di Malang raya, kalau mau di-review-in sekaligus memberi kekenyangan yang berharga segera kirim seblaknya ke kantor yah! Hehe. Setahu Aremafood setelah googling dan tanya-tanya tetangga tentang seblak enak di Malang, banyak dan random jawabannya. Ada Seblak Malabar, Seblak Sinory, Seblak Dea, Seblak Jeletot, Seblak Mamang Ndut, Seblak Si Mbok, dan lainnya.

Jadi gimana, Snackers? Tertarik untuk segera mencoba seblak? Mau ke Bandung buat tahu rasa aslinya, atau mau main ke Malang aja terus kulineran seblak? Atau, mau bikin seblak sendiri aja deh? Yuk yuk, sharing lagi di kolom komentar ya!

 

A.K

27 March 2018

Seblak, Gurih Pedas Khas Sunda yang Makin Merajalela

Seblak. Bicara soal seblak mungkin masih asing bagi beberapa orang. Utamanya mereka atau kamu yang termasuk Generasi X, Baby boomers, atau bahkan Veteran. Pasalnya, seblak juga […]
26 March 2018

Lapis Tugu Malang, Oleh-oleh ‘Mainstream’ Khas Malang

Lapis Kukus Tugu Malang adalah oleh-oleh ‘mainstream’ khas Malang. Mainstream, karena ya, Lapis Kukus Tugu Malang mirip bahkan sama dengan lapis kukus kota-kota lainnya. Hanya saja, […]
23 March 2018

Wajib Coba! 8 Warung Soto Terenak di Malang

Meskipun kotanya terbilang kecil, Malang ini termasuk salah satu kota dengan segudang kuliner. Malang kuliner macamnya udah nggak kehitung. Mulai dari makanan berat, makanan ringan, makanan […]
22 March 2018

Molly Molen, Molen Pisang yang Melty Abis di Malang

Molen pasti sudah tidak asing lagi di telinga kamu. Molen pisang atau pisang molen adalah hidangan pisang yang digoreng kecil-kecil, dibalut tepung crispy berlilit-lilit yang bentuk […]