Jangan Keseringan! Ini 5 Fakta Ilmiah di Balik Sedapnya Mie Instan

Sus Kering Emmh Snack
Sus Kering Emmh Snack, Nikmat Mana yang Kau Desahkan?
7 August 2017
Kopi dan kepribadian
Menebak Karakter Orang Lewat Kopi Yang Biasa Diminum. Kamu, Bener Nggak?
10 August 2017
Jangan Keseringan! Ini 5 Fakta Ilmiah di Balik Sedapnya Mie Instan

Kabar duka yang datang dari kalangan public figure, meninggalnya dr. Ryan Thamrin membuat beberapa masyarakat penasaran ingin mengetahui penyebabnya. Dari beberapa sumber yang dihimpun oleh Aremafood, pemandu acara Dr. Oz Indonesia di sebuah stasiun televisi swasta memang sudah memiliki penyakit dalam satu tahun belakangan. Diketahui dari sang ibunda, Hj. Fahmiah Asad bahwa dr. Ryan Thamrin memiliki riwayat penyakit lambung dan hal ini bisa jadi dipicu oleh kebiasaan dr. Ryan Thamrin yang dulunya suka mengonsumsi mie instan.

Oke Snackers, kita akui emang siapa sih yang nggak tergoda sama harum lezatnya mie instan waktu lagi dimasak? Makanan favorit di saat-saat bokek genting ini kerap dijadikan pilihan karena emang bikinnya gampang, rasanya enak, dan untuk beberapa merek punya harga yang terjangkau. Tapi siapa sangka, dibalik sedapnya mie instan, ada beberapa fakta ilmiah yang membuat kita tidak dianjurkan untuk mengonsumsinya terlalu sering. Tasya Kamila, artis berwajah imut ini sampai memiliki jadwal tersendiri untuk konsumsi mie instan, “cuma boleh makan mie tanggal 22”, yang akhirnya banyak diikuti oleh para netizen.

Berikut sudah Aremafood rangkum sedikitnya lima fakta ilmiah yang siapa tahu bisa mencegahmu dari rasa kecanduan mie instan. Sssst, emang yang sering-sering dan berlebihan itu nggak baik sih ya.

  1. Sering makan mie instan terbukti menyebabkan penyakit jantung dan stroke
Jangan Keseringan! Ini 5 Fakta Ilmiah di Balik Sedapnya Mie Instan

Via uberflip.cdntwrk.com

Banyak orang yang mengidap penyakit jantung dan stroke. Sebagai generasi muda, sebaiknya kita berupaya untuk mencegah penyakit ini. Dilansir dari Grid.ID, menurut penelitian yang dilakukan dari Baylor University dan Harvard University yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition mengungkapkan bahwa konsumsi mie instan yang terlalu sering dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Ini karena mie instan memiliki kandungan mineral garam yang cukup tinggi.

Baca juga: 10 Sajian yang Harus Dikonsumsi Waktu Lagi Hujan

  1. Kaum hawa hati-hati, mie instan lebih berdampak pada wanita

Penelitian tentang mie instan yang dipimpin oleh Dr Hyun Joon Shin juga mengungkap temuan unik, yakni dampak buruk yang dibawa mie instan lebih mudah menjangkit kaum wanita. Wanita mungkin rentan terhadap efek kesehatan negatif karena hormon yang memengaruhi tidak proporsional dan adanya perbedaan metabolik antara kandungan mie instan dan yang seharusnya dibutuhkan. Jadi buat kamu para wanita, kalau bisa makan mie instan cukup satu bulan sekali aja kali yaa.

Baca juga: Mie Jegger, Cwi Mie Khas Malang yang Nampol Banget

  1. Penyumbang sindrom metabolik, kompilasi penyakit yang susah sembuh
Jangan Keseringan! Ini 5 Fakta Ilmiah di Balik Sedapnya Mie Instan

Via hellosehat.com

Mie instan mengandung kalori yang tinggi, karbohidrat olahan, lemak jenuh, dan kandungan natrium. Zat-zat ini sebenarnya tidak berbahaya, tapi terlalu banyak konsumsi mie instan dapat menyebabkan seseorang terkena sindrom kardiometabolik atau sindrom metabolik. Sindrom metabolik adalah istilah kedokteran untuk menggambarkan kombinasi dari sejumlah kondisi, yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia), tekanan darah tinggi (hipertensi), kadar kolesterol tinggi (hiperkolesterolemia), dan obesitas yang dialami secara bersamaan. Seseorang tidak dianggap mengalami sindrom ini apabila hanya menderita salah satu kondisi tersebut. Kondisi ini yang seringkali menyebabkan penyakit diabetes, stroke, atau penyakit jantung.

Baca juga: Festival Bakso & Cwi Mie 2017, Nikmati Aneka Olahannya Hanya di Malang!

  1. Mengganggu pencernaan karena usus akan bekerja keras

Penelitian lain dilakukan oleh Braden Kuo, ahli kesehatan pencernaan dari Massachusetts General Hospital di Boston yang menyebutkan bahwa mie instan tidak mudah dipecah oleh usus. Mie instan dapat menghambat nutrisi masuk ke dalam tubuh, ini juga menjadikan pencernaan dalam tubuh terganggu. Pada beberapa kasus, konsumsi mie instan yang berlebihan dapat menyebabkan sembelit, bahkan penyakit lambung dan usus bocor.

Baca juga: Paru-paru Bersih Lagi, Hanya dalam Waktu 2 Hari!

  1. Ngeri, mie instan juga pemicu penyakit kanker
Jangan Keseringan! Ini 5 Fakta Ilmiah di Balik Sedapnya Mie Instan

Via goodnewsfromindonesia.id

Penyakit kanker sangat mudah menghampiri orang dengan tidak memandang usia. Survey membuktikan bahwa mie instan adalah salah satu jalan yang membuka pintu penyakit kanker ke tubuh manusia. Beberapa zat kimia yang ditambahkan dengan bahan berbahaya lain salah satunya mie instan dalam kemasan styrofoam dapat lebih mudah menyebabkan kanker. Lembaga Korea Food and Drug Administration (KFDA) menemukan zat penyebab kanker yang dikenal dengan benzopyrene dalam beberapa merek mie instan.

Baca juga: 6 Jenis Makanan yang Bisa Membersihkan ‘Sampah’ dalam Darah

Nah, sekarang udah tahu kan faktanya gimana? Asalkan benar mengolahnya dan mengonsumsi dalam batas wajar, mie instan sebenarnya nggak seberbahaya itu, Snackers. Kalau kamu yang dikit-dikit tergoda sama aroma mie instan yang lagi dimasak sih, wah kamu perlu hati-hati ya. Pokoknya ngadepin mie instan tuh, sebisa mungkin jangan sering-sering. Sayangi tubuhmu, perhatikan kesehatanmu. Soalnya, kalau bukan kamu sendiri yang menjaganya, mau siapa lagi?

Featured images via linisehat.com

Sumber:
Grid.id
Halosehat.com
 

– A.K

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *